| FOTO PMR |
| ASAL MULA PMR UNIT SMA NEGERI SATU BOGOR | Aug 23, 2008 |
Aspechya ....
Sebelum bulan september tahun 1985 PMR SMUNSA hanyalah sebuah
organisasi "onderbouw" OSIS SMAN Satu Bogor. Namun semuanya berubah setelah
dalanm PERSAMI pada tanggal 30/31 Agustus 1985 para anggota PMR sepakat
untuk memisahkan diri dari OSIS SMANSA bogor. Melalui persami itulah semua
hati dan pikiran para punggawa PMR menjadi satu untuk memploklamirkan diri
sebagai Organisasi semi independen di lingkungan SMA Negri Satu Bogor.
Setelah ini cerita tentang sejarah PMR SMUNSA bak menghilang dalam kabut
karena semua saksi dan data telah hilang entah kemana, walaupun pada tahun
1993 usaha pencarian dan pembuktian sejarah dalam kurun waktu 1985-1992
dicari namun tetap tidak terlacak.
PMR mulai menggeliat kembali di tahun 1991 dengan bermodalkan 18 anggota baru, memupuk persaudaraan red cross brotherhood of Juanda 16.
Setelah mati tidak hidup pun segan, PMR Smansa Bogor kembali mulai menggeliat yang di awali tahun 1990.
Tahun 1990-1991 : Periode Habislah Gelap Terbitlah Terang
PMR mampu menarik 18 anggota baru namun sungguh disayangkan karena kesibukan
pengurus dengan KSR dan belajarnya serta ketidaksolidan pengurus, anggota
dan pelatih membuat PMR ada tetapi tiada. Pada periode ini anggota pmr
berlatih sendiri tanpa pelatih, berlatih dengan membaca buku-buku
kepalangmerahan, dan pada acara pancalomba PMI Cabang harus puas hanya meraih
juara 2 lomba perawatan keluarga dan juara harapan 2 lomba P3K putri.
Ketua : Teh Diah
Tahun 1991-1993 : Kudeta dan Reformasi
Diakhir tahun 1991 tepatnya bulan Oktober 1992, Rully Budiman (anting 1), merencanakan kudeta kepengurusan karena pengurus lama belum juga
melaksanakan suksesi kepemimpinan di PMR. Rully bekerjasama dengan edi
supardi (caang), iman, ifi, merencakan sebuah kudeta tak berdarah
(reformasi) di tubuh pmr dengan melaksanakan Musyawarah Umum Anggota Luar
Biasa.
Tahap 1 melantik semua calon anggota menjadi anggota PMR kemudian
mengumpulkan dukungan dalam bentuk tandatangan untuk melaksanakan MUA Luar
Biasa guna mereformasi kepengurusan PMR saat itu, dan ketiga
menyelenggarakan MUA. Bulan November 1992 MUA Luar Biasa akhirnya
dilaksanakan dengan agenda utama mengganti kepengurusan 1991/1992, pada
kegiatan ini terpilih ketua Rully Budiman, Waktil Ketua Iman, Sekretaris Edi
Supardi dan Bendahara Ifi. MUA Luar biasa mengamanatkan kepada para
pengurus baru untuk melaksanakan perbaikan administratif di tubuh PMR.
Pada Periode ini konsentrasi kepengurusan adalah memperbaiki
administratif PMR SMANSA disertai dengan beberapa kegiatan latihan
kepalangmerahan. Semua sistem administrasi diciptakan dan diterapkan pada
periode ini.
Kawah ChandraDimuka diciptakan guna menyeleksi para calon anggota
menjadi anggota PMR SMANSA, sistem tingkat 1, 2, dan 3 juga ikut diciptakan
pada saat ini.
NRA atau nomer registrasi anggota juga ikut digulirkan, dengan penamaan : angkatan - tahun registrasi - nomer anggota. Angkatan pertama dipercayakan di pegang oleh kak Diah.
Lamima mulai digulirkan untuk persiapan calon pengurus dan calon anggoTA
Tahap II : Pada Bulan Oktober 1992 PMR melakukan konsolidasi guna menghadapi
MUA untuk memilih ketua PMR periode 1992/1993, pada saat ini disepakati
untuk merubah struktur kepenguran inti PMR menjadi Ketua, Ketua 1, Ketua 2,
Sekretaris dan Bendahara. Bulan November 1992, MUA diubah menjadi Ratanta dan
terpilih secara bulat sebagai ketua Edi Supardi, Ketua I Kelik A. B, dan Ketua II Burhan F
yang kemudian dinamakan 3 anak manja oleh para anggota pmr.
Periode 1992/1993 menjadi langkah ke-2 dalam reformasi PMR, bila
periode sebelumnya dititik beratkan pada administratif maka pada periode ini
ditambahkan menjadi kegiatan intra dan ekstra organisasi ditambah
meningkatkan latihan2 kepalangmerahan.
Pada periode inilah PMR menunjukan untuk pertamakalinya kepada dunia luar
bahwa PMR SMANSA masih ada dan tetap akan ada. Beberapa gebrakan2 yang
dilakukan pada periode ini adalah :
1. Siamo Tuti Frateli untuk mempererat tali persaudaraan para anggota
PMR,
2. Lintas Tirta (melewati bukit dan lembah sambil menyusuri sungai guna
melatih dan mengembangkan bakat kepemimpinan para anggota PMR yang
diharapkan dapat terlatih dengan cepat dengan bantuan alam serta ditujukan untuk untuk latihan-latihan P3K lapangan)
3. PAS = Perkemahan Antar Sahabat. Untuk menyatukan hati dan pikiran
para anggota PMR guna menghadapi kegiatan tahunan PMR yaitu SDB
4. Sasih Dharma Bakti : rangkaian kegiatan di bulan agustus guna
memperingati hari kemerdekaan PMR dari jajahan OSIS. Konsep utamanya adalah
mencoba merealisasikan janji PMR dalam bentuk kegiatan.
5. Pakaian PDL dan PDU,
6. Tanda Dewan harian dan Tanda jasa bagi anggota yang berhak.
Pertamakali di lingkungan PMR se-Bogor
7. Diaphenia : peralihan cahaya, rangkaian acara suksesi kepemimpinan
PMR SMANSA, dari Chandra Dimuka, DIKLATSAR, dan RATANTA
8. Perubahan nama sekretariat PMR menjadi SEKE
Prestasi yang diraih adalah Juara 1 lomba P3K putra yang diadakan di KSR IPB
Periode 1993-1997 : Periode Pemantapan
Pada periode ini setiap kepengurusan baru memiliki satu tujuan satu
semangat untuk mengharumkan nama PMR SMANSA menjadi lebih harum lagi.
Perubahan2 yang ada pada periode ini adalah :
Tahun 1994/1995 :
1. Proctor : atau para pemimpin diberikan kepada Dewan harian plus
ketua kegiatan dan pemegang otorisasi acara kegiatan
2. Purnawira : forum bersama para mantan anggota PMR SMANSA
3. Menjalin kerjasama yang sangat erat dengan Pramuka dan OSIS SMANSA
4. Pembentukan Team Survey : sebagai wadah pemantapan suksesi bagi para
calon pemimpin PMR di periode berikutnya, disinilah para calon pemimpin PMR
dilatih dan dibimbing sebelum dipilih dan ditetapkan sebagai Formatur PMR
SMANSA
Tahun 1995/1996 :
1. Skala kegiatan diperbesar menjadi lingkup Bogor, Depok
Tahun 1996/1997 :
1. Perubahan struktur organisasi PMR mengikuti juklak dari MenDikBUD
dan Ketua PMI
2. Team survey dibekukan sampai dengan batas waktu yang tidak
ditentukan
Sebelum bulan september tahun 1985 PMR SMUNSA hanyalah sebuah
organisasi "onderbouw" OSIS SMAN Satu Bogor. Namun semuanya berubah setelah
dalanm PERSAMI pada tanggal 30/31 Agustus 1985 para anggota PMR sepakat
untuk memisahkan diri dari OSIS SMANSA bogor. Melalui persami itulah semua
hati dan pikiran para punggawa PMR menjadi satu untuk memploklamirkan diri
sebagai Organisasi semi independen di lingkungan SMA Negri Satu Bogor.
Setelah ini cerita tentang sejarah PMR SMUNSA bak menghilang dalam kabut
karena semua saksi dan data telah hilang entah kemana, walaupun pada tahun
1993 usaha pencarian dan pembuktian sejarah dalam kurun waktu 1985-1992
dicari namun tetap tidak terlacak.
PMR mulai menggeliat kembali di tahun 1991 dengan bermodalkan 18 anggota baru, memupuk persaudaraan red cross brotherhood of Juanda 16.
Setelah mati tidak hidup pun segan, PMR Smansa Bogor kembali mulai menggeliat yang di awali tahun 1990.
Tahun 1990-1991 : Periode Habislah Gelap Terbitlah Terang
PMR mampu menarik 18 anggota baru namun sungguh disayangkan karena kesibukan
pengurus dengan KSR dan belajarnya serta ketidaksolidan pengurus, anggota
dan pelatih membuat PMR ada tetapi tiada. Pada periode ini anggota pmr
berlatih sendiri tanpa pelatih, berlatih dengan membaca buku-buku
kepalangmerahan, dan pada acara pancalomba PMI Cabang harus puas hanya meraih
juara 2 lomba perawatan keluarga dan juara harapan 2 lomba P3K putri.
Ketua : Teh Diah
Tahun 1991-1993 : Kudeta dan Reformasi
Diakhir tahun 1991 tepatnya bulan Oktober 1992, Rully Budiman (anting 1), merencanakan kudeta kepengurusan karena pengurus lama belum juga
melaksanakan suksesi kepemimpinan di PMR. Rully bekerjasama dengan edi
supardi (caang), iman, ifi, merencakan sebuah kudeta tak berdarah
(reformasi) di tubuh pmr dengan melaksanakan Musyawarah Umum Anggota Luar
Biasa.
Tahap 1 melantik semua calon anggota menjadi anggota PMR kemudian
mengumpulkan dukungan dalam bentuk tandatangan untuk melaksanakan MUA Luar
Biasa guna mereformasi kepengurusan PMR saat itu, dan ketiga
menyelenggarakan MUA. Bulan November 1992 MUA Luar Biasa akhirnya
dilaksanakan dengan agenda utama mengganti kepengurusan 1991/1992, pada
kegiatan ini terpilih ketua Rully Budiman, Waktil Ketua Iman, Sekretaris Edi
Supardi dan Bendahara Ifi. MUA Luar biasa mengamanatkan kepada para
pengurus baru untuk melaksanakan perbaikan administratif di tubuh PMR.
Pada Periode ini konsentrasi kepengurusan adalah memperbaiki
administratif PMR SMANSA disertai dengan beberapa kegiatan latihan
kepalangmerahan. Semua sistem administrasi diciptakan dan diterapkan pada
periode ini.
Kawah ChandraDimuka diciptakan guna menyeleksi para calon anggota
menjadi anggota PMR SMANSA, sistem tingkat 1, 2, dan 3 juga ikut diciptakan
pada saat ini.
NRA atau nomer registrasi anggota juga ikut digulirkan, dengan penamaan : angkatan - tahun registrasi - nomer anggota. Angkatan pertama dipercayakan di pegang oleh kak Diah.
Lamima mulai digulirkan untuk persiapan calon pengurus dan calon anggoTA
Tahap II : Pada Bulan Oktober 1992 PMR melakukan konsolidasi guna menghadapi
MUA untuk memilih ketua PMR periode 1992/1993, pada saat ini disepakati
untuk merubah struktur kepenguran inti PMR menjadi Ketua, Ketua 1, Ketua 2,
Sekretaris dan Bendahara. Bulan November 1992, MUA diubah menjadi Ratanta dan
terpilih secara bulat sebagai ketua Edi Supardi, Ketua I Kelik A. B, dan Ketua II Burhan F
yang kemudian dinamakan 3 anak manja oleh para anggota pmr.
Periode 1992/1993 menjadi langkah ke-2 dalam reformasi PMR, bila
periode sebelumnya dititik beratkan pada administratif maka pada periode ini
ditambahkan menjadi kegiatan intra dan ekstra organisasi ditambah
meningkatkan latihan2 kepalangmerahan.
Pada periode inilah PMR menunjukan untuk pertamakalinya kepada dunia luar
bahwa PMR SMANSA masih ada dan tetap akan ada. Beberapa gebrakan2 yang
dilakukan pada periode ini adalah :
1. Siamo Tuti Frateli untuk mempererat tali persaudaraan para anggota
PMR,
2. Lintas Tirta (melewati bukit dan lembah sambil menyusuri sungai guna
melatih dan mengembangkan bakat kepemimpinan para anggota PMR yang
diharapkan dapat terlatih dengan cepat dengan bantuan alam serta ditujukan untuk untuk latihan-latihan P3K lapangan)
3. PAS = Perkemahan Antar Sahabat. Untuk menyatukan hati dan pikiran
para anggota PMR guna menghadapi kegiatan tahunan PMR yaitu SDB
4. Sasih Dharma Bakti : rangkaian kegiatan di bulan agustus guna
memperingati hari kemerdekaan PMR dari jajahan OSIS. Konsep utamanya adalah
mencoba merealisasikan janji PMR dalam bentuk kegiatan.
5. Pakaian PDL dan PDU,
6. Tanda Dewan harian dan Tanda jasa bagi anggota yang berhak.
Pertamakali di lingkungan PMR se-Bogor
7. Diaphenia : peralihan cahaya, rangkaian acara suksesi kepemimpinan
PMR SMANSA, dari Chandra Dimuka, DIKLATSAR, dan RATANTA
8. Perubahan nama sekretariat PMR menjadi SEKE
Prestasi yang diraih adalah Juara 1 lomba P3K putra yang diadakan di KSR IPB
Periode 1993-1997 : Periode Pemantapan
Pada periode ini setiap kepengurusan baru memiliki satu tujuan satu
semangat untuk mengharumkan nama PMR SMANSA menjadi lebih harum lagi.
Perubahan2 yang ada pada periode ini adalah :
Tahun 1994/1995 :
1. Proctor : atau para pemimpin diberikan kepada Dewan harian plus
ketua kegiatan dan pemegang otorisasi acara kegiatan
2. Purnawira : forum bersama para mantan anggota PMR SMANSA
3. Menjalin kerjasama yang sangat erat dengan Pramuka dan OSIS SMANSA
4. Pembentukan Team Survey : sebagai wadah pemantapan suksesi bagi para
calon pemimpin PMR di periode berikutnya, disinilah para calon pemimpin PMR
dilatih dan dibimbing sebelum dipilih dan ditetapkan sebagai Formatur PMR
SMANSA
Tahun 1995/1996 :
1. Skala kegiatan diperbesar menjadi lingkup Bogor, Depok
Tahun 1996/1997 :
1. Perubahan struktur organisasi PMR mengikuti juklak dari MenDikBUD
dan Ketua PMI
2. Team survey dibekukan sampai dengan batas waktu yang tidak
ditentukan
| CERITA PMR |
| Links |
pmr8bogor wrote on Jul 20, '10 SALAM PERSAHABATAN DARI PMR UNIT SMP NEGERI 8 BOGOR. |
bkcbogor wrote on Nov 17, '09 ![]() Bagi teman-teman yang berminat "Karate" silahkan hubungi http://www.yanpudo-bkc.web.id/contact terimakasih pak moderator Salam Osh, Bandung Karate Club BKC Bogor |
pmrsmanti wrote on Mar 31, '09 SALAM PERSAHABATAN dari PMR SMANTI DJOZZ GANDOZZ DJAYA!!! |
imudiar wrote on Dec 20, '08 OMG, i miss my seke, my laba-laba rujak, my diary seke, my riyadhoh, jeko, udzo, alia, gina, idza, isun, renny, cv, resna, irlia, mirsa, husna, semua teman di angkatan 7. i love u guys... this multiply is awesome... jadi nostalgia begitu banyak kenangan gosh.. pmr smansa: my second family in smansa |
pmrman2 wrote on Nov 14, '08 Assalamu'alaikum Undangan buat PMR Unit SMANSA Bogor. Datang ya pas acara MILAD PMR MAN 2 Bogor tanggal 30 Nopember 2008. Surat menyusul.Thanks |
ratusitimariam wrote on Oct 13, '08 Assalamu'alaikum... boleh mampir ya, kangen euy sm SEKE.. |
